
TELUK KUANTAN,RIAU (WARTAPOLRI.COM) –Kabupaten Kuantan Singingi ( KUANSING) , Tersohor dengan sebutan Kota Jalur. Berbagai kebudayaan yang selalu mencerminkan ,Adat Bersendikan Saraq, dan Saraq Bersendikan Kitabullah.
Sebagaimana kita lihat, Puluhan ribu peserta pawai taaruf 12 kabupaten/kota yang di pusatkan di simpang tugu pelajar simpang tiga Teluk Kuantan-Jalan Ahmad Yani, Sabtu (27/6/2026) berlangsung semarak dan membuat heboh Kota Teluk Kuantan. Masyarakat pun tumpah ruah menyaksikan pawai akbar tersebut.
Iring-iringan pawai taaruf berjalan kaki itu dimulai pukul 09.00 Wib. Masing-masing peserta pawai 12 kabupaten/kota menampilkan identitas daerah masing-masing. Ada yang membawa iringan lukah gilo, aksi kompang, tulisan juz amma, tradisi khatam mengaji, aksi himbauan menjaga lingkungan dari kerusakan, aksi mancing band yang rata-rata mengiringi barisan pawai taaruf berjalan kaki .
Kabupaten/kota rata-rata membawa peserta mulai forkopimda, pejabat eselon II, III, IV, kecamatan, kepala desa, TPKK, kepala sekolah dan kelompok peserta pawai lainnya yang jumlahnya di atas 1000 orang.
Kuansing yang menjadi tuan rumah, mengerahkan peserta pawai taaruf berjalan kaki paling banyak. Yakni 8.500 orang. Terdiri dari dinas dan badan, 16 kecamatan, 229 desa/kelurahan, sekolah dan kelompok lainnya.
Iring-iringan peserta pawai taaruf tuan rumah mendapatkan sambutan hangat masyarakat Kuansing. Ada penampilan tradisi mengantar limau dari Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik, mengantar anak lancar dari Sentajo Raya, sunatan rasul Kecamatan Kuantan Tengah, serta berbagai tradisi yang tersebar di semua kecamatan di Kuansing.
Pawai taaruf ini dimulai dengan iringan kafilah dari Kabupaten Rohul, Dumai, Bengkalis, Inhu, Inhil, Kampar, Kota Pekanbaru, Siak Sri Indrapura, Rohil, Pelalawan, Kepulauan Meranti dan Kabupaten Kuansing. 2706/202
- ( Mili Taufik )***
