Diduga Ratusan PETI Kembali Beroperasi , Meluluh Lantakan Aliran Kuantan Tenang Desa Baturijal Hulu dan Hilir….

INHU ,RIAU (WARTAPOLRI.COM) —

Aktifitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Kembali memporak – porandakan ,tepatnya berada di aliran Sungai Kuantan Tenang Desa Baturijal Hulu dan hingga menyasar di Kelurahan Baturijal Hilir Kecamatan Peranap Kabuoaten Indragiri Hulu,Riau. Hasil Liputan awak media ini dilaoangan pada Hari Minggu 0908/2026, terlihat dengan mata telanjang sepertinya ratusan buah ponton PETI dan tak jauh dari Sebuah Masjid tua dan konon katanya sebuah masjid menjadi icon bagi negeri tersebut yakni Desa Baturijal Hulu terkhusus ,dan secara umum bagi Kecamatan Peranap.

 

Jika kondisi aktifitas PETI dibiarkan  tanpa adanya tindakan hukum dari instansi terkait  maka , cikal – bakal  Daerah Aliran Sungai (DAS) mengalami Abrasi. Secara nyata pantauan awak media ini kondisi airnya sudah begitu tercemar bak kubangan kerbau .

 

Sementara itu, Kades  Baturijal Hulu (Junaidi) saat dihubungi dan menjawab pertanyaan wartawan melauu oesan singkat mengatakan, saya tidak punya ponton PETI dan sempat disorot beberapa waktu lalu Kades Baturijal Hulu punya ponton peti , Namun saat ini saya tidak  ada punya ponton peti, sudah sejak lama saya jual ucapnya.  Terkait adanya aktifitas  PETI di daerah  Desa Baturijal Hulu , terutama tak jauh dari tempat tinggal atau yang berada di aliran sungai  kuantan tenang  oulau jambu atau s pulau Raman saya sangat menolak adanya aktifitas PETI , Pungkas Junaidi.

 

Ditempat terpisah, awak media ini sempatkan  konfirmasi  dengan Kapolsek Peranap ( IPTU .Yopi Ferdian SH.MH) mengatakan ,  Sebagai Institusi Penegak hukum , kita tetap komitmen dalam menindak setiap aktifitas tanpa izin seperti PETI. atau yang lainnya.   Dan lagi sudah sering kita lakukan penindakan  baik secara tegas atau ada yang dibakar dan lainnya agar membuat efek jera bagi pelaku peti .

Berbagai Himbauan  dilarang melakukan aktifitas PETI, Razia dengan berbagai cara agar kesadaran masyarakat  dalam menjaga Lingkungan menjadi tujuan akhir , namun jika masih ada yang bandel, maka terap kita lakukan penindakan  yang tegas, imbuhnya Yopi,

Liputan : ( MIT )***

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *