
CERENTI ,KUANSING RIAU. (WARTAPOLRI COM) — Informasi yang didengar awak media ini akan ada razia PETI di wilayah hukum Polsek Cerenti pada Rabu tanggal 17/06/2026. Berbekalan sekelumit formasi tersebut maka pewarta yang satu ini langsung turun ke lokasi . Namun apa yang dilihhat di aliran sungai kuantan dimana sebelumnya ratusan PETI , Tepatnya di Desa Teluk Pauh , Pulau Panjang , Pulau Bayur dan Pulau Jambu Kecamatan Cerenti Kabupaten Kuansing pada hari itu tak ada terlihat . Pada hak sebelumnya Ratusan PETI tetap beraktifitas guna menyedot kerikil dan oasir, berharap akan mendapatkan butiran – butiran emas .
Kondisi tersebut dipicu akan ada razia PETI dari Aparat penegak Hukum (APH). Dirangkum dari berbagai nara sumber dilapangan diantaranya, seorang warga Desa Teluk Pauh berinisial M (pemilik ponton peti ). Awak media kala itu sempat bincang – bincang dipinggiran sungai kuantan mengatakan, kami masing ponton sudah neninggalkan lokasi kerja dari pagi guna menyelamatkan ponton , ada banyak yang dibawah arah ke hilir keluar dari cerenti , ada pula yang dibuka mesinnya lalu ditenggelamkan sementara . Jika ada yang mau turun razia peti, kami dari pemilik ponton ada yang memberi tahu kepada kami , terangnya.
Dalam keterangannya, pada hal kami sudah membayar uang tanah Rp 500.000 setiap minggunya dan uang keamanan dan kelancaran kami bisa bekerja juga sudah kami setor kepada oknum disebutnya pengurus dengan nilai Rp 500.000 per minggunya . Awak media ini mempertanyakan ,, siapa nama oknum pengurusnya, nara sumber enggan menyebutkan .
Polsek Cerenti melalui Kanireskrim Ipda Toni saat dihubungi melalui wa nya mengatakan, kami dari Instisusi Kepolisian tetap berkomitmen dalam penegakan hukum . Respon cepat atas informasi baik dari masyarakat , dari berbagai media adanya aktifitas berbauh Ilegal , maka tetap kita tindak sesuai aturan dan hukum yang berlaku. Selanjutnya, adanya informasi bahwa aliran sungai kuantan terlihat kosong tidak ada aktifitas PETI di Desa Teluk Pauh ,Pukau Panjang , Desa Pukau Bayur dan di Desa Pulau Jambu , itu merupakan bentuk kesadaran para pelaku PETI untuk tidak melakukan penambangan Emas di sepanjang aliran sungai Kuantan. Jika ada yang coba – coba melakukan ,apa pun alasannya, maka kami tetap kita tindak tegas ucap Toni, 18/06/2026.
Liputan Jurnalis : (Mili Taufik )***
