- WARTAPOLRI.COM, KUANSING RIAU _ Kebutuhan dalam memenuhi dalam kehidupan sangat diperlukan, Namun tidak menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkannya . Dalam berbisnis juga selalu terjadi dan tidak lagi menjadi rahasia umum. Hasil pantau awak media ini dilapangan terlihat jelas , kali ini di area Stasion Pengisian Bahan bakar Minyak ( SPBU 14.295.698 ) yang berada tepatnya di Desa Pesikaian Kecamatan Cerenti Kabupaten Kuantan Singingi ( Kuansing ) Riau. _ Bahan bakar minyak bersubsidi jenis solar menjadi sasaran empuk bagi mafia untuk mengambil dan ikut antrian dengan berbagai modus . Mobil tronton angkutan batubara begitu leluasa mengisi dengan ikut antrian untuk mendapatkan solar bersubsidi . Padahal BBM bersubsidi jelas dipetuntukan bagi masyarakat tergolong miskin . Namun dalam realita dilapangan masih ada berbagai oknum pemilik SPBU selalu mengabaikan peraturan dari pemerintah dalam hal ini pihak pertamina, yang melarang pengisian dengan menggunakan galin, tanki mobil yang sudah dimodivikasi dan mobil perusahaan. Mengutip keterangan dari berbagai nara sumber saat ditemui awak media ini , sebut saja namanya Rano , kami bahagian dari warga masyarakat masuk dalam katagori miskin sangat kecewa atas pemilik SPBU yang membolehkan seperti para pelangsir solar dan pertalite, apa lagi mobil besar perusahaan . Sebab pemilik mobil besar seperti tronton berarti yang punya tergolong orang kaya ucapnya . Selanjutnya masih bersama nara sumber, kami dari masyarakat miskin seperti saya ini sangat berharap terutama kepada pemerintah untuk diberikan sangsi berat kepada pemilik SPBU yang nakal , harapnya. Sementara itu awak medi ini berkali _ kali mencoba hubungi pemilik SPBU dengan Nomor 14.295.698 inisial R, di whas app guna dikonfirmasi apa yang ditemukan awak media guna dalam pemberitaan berimbang , tak ada respon bahkan sepertinya no wa awak media ini dialihkan.. 23/12/2025.( MIT )***


