KUANSING , RIAU. (WARTAPOLRI COM). Momentum yang sangat bersejarah di Kabuoaten Kuantan Singingi (KUANSING) Provinsi Riau . Yakni ,MTQ yang Ke XLIV Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 dan Event Pacu Jalur zona II di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Dua peristiwa bersejarah tersebut dihebohkan dengan satu peristiwa yang mengguncang bumi kita jalur . Heboh dengan kedatangan Tim Penyidik dari KPK .
Pantauan awak media ini sehari sebelum kedatangan Tim Anti Rasuah berada di kota Teluk Kuantan , Dimana orang nomor satu di Kabupaten Kuantan Singingi Bupati DR.Suhardiman Amby terciduk Lensa Kamera Wartawan, Suasana di tepian pacu jalur Narosa terlihat di sebuah speed boat , Suhardiman Amby sepanjang aliran pacuan jalur memberikan sapaan dengan melambaykan tangan dengan senyum yang cemerlang. Dua tanda peristiwa yakni, Lambayan tangan dan Air yang Keruh ,wartawan yang satu ini berpendapat memaknai pertanda : 1. Lambayan Tangan bermakna ( Ingin meninggalkan ribuan masyarakat Kuansing). 2. Air yang Keruh bermakna ( Ada masalah yang akan terjadi).
Berbagai spekulasi , penilaian ,pendapat dari masyarakat dikutip awak media ini di berbagai sudut warung kopi .Ada mengatakan itu cobaan bagi seorang pemimpin ,semakin tinggi sebuah batang maka terpaan angin makin menerjang. Ada pula yang berucap Tangan yang mencencang ,bauh lah yang memikul. Dan ada lagi yang berkata , apa yang terjadi terhadap Bupati Kuansing Suhardiman Amby masih dalam praduga tak bersalah. Proses hukum di gedung Merah Putih KPK masih berjalan. Yang berhak menyatakan seseorang dalam proses hukum salah atau tidak, sesungguhnya Hakim jualah yang berhak memutuskannya . 02/07/2026.
SELALU BERBAIK SANGKA…
Ujung Pena : ( Mili Taufik )***
