Pedagang Pasar Peranap Resah, Uang Kebersihan Setiap Hari Dipungut. SampahMenggunung Bauh Busuk Serang Warga.

 

PERANAP – INHU, WARTAPOLRI.COM — Hasil pantauan awak media ini di lapangan menunjukan betapa miris dan kurangnya tanggung jawab dari konon informasi yang dikutif dari berbagai sumber mengatakan bahwa pengelola kebersihan di pasar peranap adalah pihak ketiga . Namun dalam pelaksanaannya jauh dari apa yang diharapkan mengenai kebersihan, kenapa tidak , begitu nyata terlihat dengan mata telanjang Tumpukan sampah di Pasar dan tak jauh dari pemukiman warga terlihat menggunung. hingga ke Jalan, Warga Keluhkan Bau Busuk sampah pasar tradisional Kecamatan Peranap Kabupaten Indragiri Hulu Riau menggunung-hingga-ke-jalan warga keluhkan-bau-busuk. – Eronisnya , pungutan uang kebersihan setiap hari diminta kepada para pedagang dengan nilai Rp 5000,- Saat awak media ini mendatangi beberapa pedagang diminta tanggapannya mengatakan , uang kebersihan diminta setiap hari , namun tanggung jawabnya tak sesuai, coba bapak lihat tu , menumpuk sampah hampir sepekan tak ada tanda – tanda untuk diangkat dan dibuang pada tempat yang sudah ditetapkan. Kami dari pedagang berharap pada pemerintah untuk memberikan kepada pengelola yg penuh tanggung jawab, jangan mau minta uang kebersihan saja , ungkapnya. Pada Selasa 04/03/2026. – Atas keluhan masyarakat mengenai menggunung sampah dan menimbulkan bauh tak sedap alias busuk, awak media ini berupaya konfirmasi dengan Camat Peranap Benny Aperta, dalam jawaban WAnya mengatakan, kami sudah berkordinasi dengan pihak DLH (Dinas Lingkungan Hidup) , masalah kebersihan sudah diberikan tanggung jawabnya kepada pihak ketiga dan pihak DLH akan turun ke pasar peranap pada hari Senin , namun tak jadi , terang pak camat.                                               Sementara disisi lain, mengutip keluhan tentang bauh busuk akibat tumpukan sampah, yakni warga RW pasar peranap Sahril (65th) pada wartawan menyampaikan keluhannya, kami sangat kecewa terhadap pemerintah terutama bagi pengelola kebersihan, yang langsung merasakan dampak dari limbah pasar yang busuk ya kami , karena dekat dengan tumpukan sampah yang tak kunjung diangkat. Oleh karenanya , sesuatu pekerjaan apa pun itu namanya betikanlah kepada ahlinya, pungkasnya.   Kabid DLH Inhu Andre dalam keterangan melalui Whass App dengan no 08127580 8777 mengatakan, secepatnya memanggil pihak ke tiga yang mengelola kebersihan di pasar peranap dan kami juga sudah berkordinasi dengan Camat Peranap dalam hal kebersihan,ucapnya .  Liputan : ( Mili Taufik )**

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *