INDRAGIRI HULU, WARTAPOLRI.COM – Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih. Peribahasa ini seperti yang dialami oleh seorang wanita warga Gang Semeru desa Kuala Mulia Kecamatan Kuala Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu),Swantini alias Eni.
Korban dikabarkan menghilang sejak Senin 17 Maret 2025. Usai dinyatakan hilang, sejumlah tim yang terdiri dari Personil TNI, POLRI, KPBD Inhu dan dibantu oleh masyarakat Desa Kuala Mulia mencari korban. Pencarian tiem akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan selang tiga hari sejak dikabarkan hilang, tepatnya pada Rabu 19 Maret 2025.
“Namun naas, korban ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa lagi,” ungkap Kapolres Inhu, AKBP Fahrian Saleh Siregar SIK MSi melalui Kasi Humas, Aiptu Misran, SH, Rabu (19/3/2025) malam. Informasi yang didapat Misran dari saksi, korban tenggelam di areal perkebunan kelapa sawit milik warga dikarenakan tidak bisa berenang.
Jelas Misran, pada selasa 18 Maret 2025, sekira pukul 10.00 WIB, Misradi alias Bedot (suami korban) datang ke Mapolsek Kuala Cenaku. Ia melaporkan perihal istrinya tidak pulang sejak hari senin kemarin (17/03/2025). “Biasanya istrinya (Eni) mencari berondolan dan sayur genjer di persawahan di desa kuala mulia,” ungkap Misran.
Menurut keterangan dari Misradi suami korban, sepeda motor istrinya terparkir di ujung Gang Semeru di Desa Kuala Mulia dalam keadaan terkunci setang. Sambung Misran, untuk sepeda motor tidak ada kerusakan, Nomor Handphone korban aktif namun ditelpon tidak diangkat, setelah dicek diketahui bahwa Handphone korban ditinggal dirumah didalam lemari.
Setelah team yang terdiri dari tni , polri dan kpbd melakukan pencarian sejak Selasa 18 Maret 2025 akhirnya korban berhasil ditemukan pada Rabu 19 Maret 2025 sekira pukul 09.10 WIB,” pungkasnya.(Taufik)**

